PROGRES.ID — Sutradara Indonesia Timo Tjahjanto kembali mendapat kepercayaan menggarap proyek Hollywood. Kali ini, ia ditunjuk untuk menyutradarai The Burnout, film komedi aksi terbaru dari studio Miramax yang memadukan humor absurd dengan ketegangan khas film mata-mata.
Kabar tersebut dilaporkan Deadline pada 19 Oktober 2026. Penunjukan ini menjadi kelanjutan kolaborasi Timo dengan Miramax setelah ia mengarahkan The Beekeeper 2, sekuel film aksi yang dibintangi Jason Statham.
Daya tarik utama The Burnout terletak pada konsep ceritanya. Film ini digambarkan sebagai perpaduan The Big Lebowski dan Jason Bourne—dua judul dengan pendekatan yang sangat berbeda, yakni komedi kriminal yang nyeleneh dan aksi spionase berintensitas tinggi.
Kombinasi tersebut membuka peluang bagi Timo untuk menghadirkan film yang tidak hanya mengandalkan adegan laga, tetapi juga humor, karakter eksentrik, dan situasi tak terduga.
Kisah Mantan Agen CIA yang Terpaksa Kembali Beraksi
Menurut laporan Deadline, The Burnout mengikuti kehidupan seorang mantan agen CIA yang kariernya telah meredup. Ia kini tinggal di Ibiza, Spanyol, dan menikmati kehidupan santai jauh dari dunia operasi rahasia.
Ketenangan itu tidak berlangsung lama. Sang mantan agen akhirnya terseret kembali ke dunia berbahaya yang selama ini berusaha ditinggalkannya.
Premis tersebut menjadi landasan cerita yang mempertemukan kehidupan seorang pria yang ingin hidup tanpa beban dengan situasi yang memaksanya kembali menghadapi ancaman dan aksi berisiko tinggi.
Ibiza, yang dikenal sebagai destinasi wisata dengan kehidupan malam dan suasana liburan, memberikan latar yang kontras dengan dunia intelijen dan operasi rahasia.
Meski demikian, detail konflik utama, identitas musuh, serta karakter pendukung belum diungkapkan secara lengkap. Informasi mengenai pemeran utama juga belum diumumkan dalam laporan awal proyek tersebut.
Naskah Ditulis Tom O’Connor, Direvisi Hunter Toro
Skenario The Burnout ditulis oleh Tom O’Connor, yang sebelumnya dikenal lewat karya seperti The Hitman’s Bodyguard dan The Courier. Naskah tersebut kemudian mendapatkan revisi dari Hunter Toro.
Proyek ini dibawa ke Miramax oleh Arianna D’Andrea, wakil presiden studio tersebut untuk bidang produksi dan pengembangan film.
Pemilihan cerita yang menggabungkan komedi dan aksi sejalan dengan peluang pasar film Hollywood yang menawarkan hiburan lintas genre. Namun, belum ada informasi mengenai anggaran produksi, jadwal syuting, tanggal rilis, maupun nama aktor yang akan memerankan mantan agen CIA tersebut.
Karena masih berada dalam tahap pengembangan, informasi lebih lanjut mengenai jajaran pemain dan detail produksi kemungkinan akan diumumkan kemudian.
Dari Nobody 2 hingga The Beekeeper 2
Nama Timo Tjahjanto semakin diperhitungkan di industri film internasional berkat gaya penyutradaraannya yang dikenal intens, brutal, dan dinamis.
Sutradara asal Indonesia itu sebelumnya mengarahkan Nobody 2, film aksi yang dibintangi Bob Odenkirk. Film tersebut menjadi debut penyutradaraan film Hollywood bagi Timo dan mempertemukannya dengan tim produksi yang berpengalaman menggarap film laga.
Ia kemudian dipercaya menangani The Beekeeper 2, sekuel yang kembali menampilkan Jason Statham. Film tersebut dijadwalkan tayang pada Januari 2027.
Sebelum masuk ke industri Hollywood, Timo telah membangun reputasi melalui film-film Indonesia seperti The Night Comes for Us, The Big 4, dan The Shadow Strays. Karya-karya tersebut memperlihatkan kemampuannya meramu koreografi pertarungan intens, kekerasan bergaya sinematik, dan tempo cerita yang cepat.
Pengalaman itu menjadi modal penting untuk menggarap The Burnout, yang menuntut keseimbangan antara aksi dan komedi. Tantangannya bukan sekadar menghadirkan adegan laga yang menarik, tetapi juga memastikan unsur humor menyatu dengan perkembangan karakter dan alur cerita.
Kesempatan Baru bagi Sutradara Indonesia di Hollywood
Penunjukan Timo untuk menggarap The Burnout menambah daftar proyek internasional yang dipercayakan kepadanya. Setelah mengarahkan film aksi dengan karakter utama yang menghadapi ancaman besar, kini ia mendapat kesempatan mengeksplorasi pendekatan berbeda melalui kisah mantan agen intelijen yang ingin meninggalkan masa lalunya.
Perbandingan dengan The Big Lebowski dan Jason Bourne memberi gambaran mengenai arah kreatif film tersebut, meskipun belum bisa dijadikan jaminan bahwa hasil akhirnya akan memiliki gaya yang sama persis dengan kedua film itu.
Bagi Timo, proyek ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa kemampuannya tidak terbatas pada film aksi serius. Jika berhasil memadukan komedi karakter dengan adegan laga yang efektif, The Burnout berpotensi memperluas jangkauan kreatifnya di Hollywood.
Untuk saat ini, perhatian berikutnya tertuju pada pengumuman pemeran, jadwal produksi, dan tanggal rilis resmi. Dengan Timo Tjahjanto di kursi sutradara serta konsep cerita yang menggabungkan humor dan spionase, The Burnout menjadi salah satu proyek Hollywood mendatang yang layak diikuti perkembangannya.

Komentar