PROGRES.ID – Lil Tay, mantan bintang cilik yang pernah viral di media sosial, kembali mencuri perhatian setelah meluncurkan akun OnlyFans tak lama setelah genap berusia 18 tahun. Yang mengejutkan, hanya dalam waktu tiga jam, ia berhasil menghasilkan lebih dari 1 juta dolar AS dari platform konten dewasa tersebut.
Pecahkan Rekor Pendapatan Debut di OnlyFans?
Lewat unggahan di platform X (dulu Twitter), Lil Tay membagikan tangkapan layar penghasilannya, yang menunjukkan angka fantastis: $1.024.298,09. Dari jumlah tersebut, sekitar $511 ribu berasal dari langganan, lebih dari $26 ribu dari tip, dan hampir $490 ribu dari pesan pribadi.
Dalam keterangan unggahan, Lil Tay menyebut, “Not bad for 3 hours… We broke the f-ck out of that OnlyFans record,” seolah mengklaim bahwa ia telah mengalahkan rekor pendapatan debut Bhad Bhabie, yang sebelumnya mencetak $1 juta dalam waktu kurang dari enam jam pada April 2021.
Namun, hingga kini pihak OnlyFans belum memberikan konfirmasi resmi soal klaim tersebut.
Terinspirasi Sydney Sweeney dan Sabrina Carpenter
Melalui unggahan TikTok-nya, Lil Tay mengaku bahwa keputusannya bergabung ke OnlyFans terinspirasi oleh dua aktris ternama: Sydney Sweeney dan Sabrina Carpenter.
“Aku baru saja menginjak usia 18, dan alasan terbesarku ingin membagikan tautan [OnlyFans] adalah karena Sabrina dan Sydney. Mereka adalah inspirasiku,” ucap Lil Tay.
Ia juga mengkritik para haters yang menyerang dua figur publik tersebut, menyebut mereka sebagai orang-orang yang memiliki pola pikir misoginis. Lil Tay bahkan menyebut dirinya sebagai yang termuda yang berdiri mendukung dua tokoh wanita tersebut.
Tuai Kritik Netizen
Meski berhasil mencetak angka fantastis dalam waktu singkat, keputusan Lil Tay menuai kontroversi besar di media sosial. Banyak pengguna internet yang mengecam langkahnya membuka akun OnlyFans tepat setelah ia legal secara usia.
Beberapa komentar netizen:
“Kupikir Lil Tay cukup bijak dengan pendapat-pendapatnya dulu, tapi sekarang… dia langsung jadi munafik saat ulang tahun ke-18.”
“Yang lebih mengkhawatirkan adalah banyaknya orang aneh yang langsung berlangganan kontennya begitu ia legal.”
“Kalau aku bicara soal ini, pasti aku disebut anti-feminis.”
Bahkan ada pengguna yang meragukan usia asli Lil Tay, menyebut bahwa perhitungan umur berdasarkan kronologi tahun-tahun sebelumnya tampak tidak konsisten.
Pernah Jadi Korban Hoaks Kematian
Pada 2023, publik sempat digegerkan oleh kabar meninggalnya Lil Tay melalui unggahan di akun Instagram resminya. Namun, tak ada konfirmasi dari pihak keluarga maupun otoritas setempat. Postingan tersebut dihapus keesokan harinya, dan Lil Tay kembali muncul di media sosial sebulan kemudian.
Dalam wawancara dengan Rolling Stone, Lil Tay mengklaim bahwa ayah kandungnya, Christopher Hope, berada di balik hoaks tersebut sebagai bentuk sabotase. Namun, Hope membantah tuduhan itu dan menuding balik bahwa semua itu adalah strategi publisitas dari pihak Lil Tay.
Kesimpulan
Langkah kontroversial Lil Tay membuka OnlyFans di usia legal telah menimbulkan diskusi panas di dunia maya. Di satu sisi, ia sukses secara finansial dan mengklaim rekor baru. Di sisi lain, pertanyaan moral, usia, dan motivasi di balik langkah ini masih menjadi sorotan tajam.
Apapun pendapat publik, Lil Tay tampaknya telah menetapkan arah baru dalam kariernya—penuh kontroversi, sorotan, dan tentu saja, uang.












