PROGRES.ID – Crank: High Voltage adalah film aksi penuh adrenalin rilisan 2009 yang kembali menampilkan Jason Statham sebagai Chev Chelios. Sekuel dari Crank (2006) ini menghadirkan aksi yang jauh lebih liar, brutal, dan absurd, mengikuti perjalanan Chelios yang sekali lagi berjuang melawan waktu untuk bertahan hidup.
Dimulai dari Kejadian Mustahil
Film dibuka tepat setelah akhir film pertama, ketika Chev Chelios jatuh dari helikopter dan dinyatakan tidak mungkin selamat. Namun dalam gaya Crank yang penuh kegilaan, Chev terbangun dan mendapati dirinya diculik oleh sindikat kriminal Tiongkok.
Tubuh Chev mengalami operasi misterius—jantung aslinya diambil dan diganti dengan jantung mekanis bertenaga baterai. Sejak itu, Chev harus terus mengisi daya jantung buatan tersebut agar tetap hidup.
Jantung Dicuri, Chev Mengamuk
Chev mengetahui bahwa jantungnya dicuri oleh seorang bos kejahatan bernama Poon Dong. Tidak terima tubuhnya diperlakukan seperti eksperimen, Chev melarikan diri dari fasilitas ilegal dan memulai perburuan brutal untuk merebut kembali jantungnya.
Namun, jantung mekanis yang kini ia miliki membutuhkan energi listrik secara berkala. Karena itu, Chev harus terus mencari sumber listrik—mulai dari baterai kendaraan, sengatan listrik, hingga kejadian-kejadian ekstrem yang memaksanya bertindak gila-gilaan di tengah kota Los Angeles.
Aksi Tak Masuk Akal yang Jadi Ciri Khas Seri Crank
Selama perburuan, Chev menghadapi berbagai kelompok kriminal, polisi, hingga pembunuh bayaran. Film ini menyajikan adegan aksi tak biasa, seperti:
- Chev menyetrum tubuhnya dengan listrik dari kabel jalanan
- Pertarungan absurd di lokasi pembangkit listrik
- Adegan kejar-kejaran hiperaktif di jalan raya
- Momen komikal-eksplosif khas Crank
Energi film meningkat dari menit ke menit, mengikuti kondisi jantung Chev yang terus membutuhkan dorongan daya.
Misi Menyelamatkan Diri dan Balas Dendam
Chev juga mendapat bantuan dari tokoh lama seperti Eve (Amy Smart) dan Doc Miles (Dwight Yoakam), yang mencoba mencari solusi medis untuk menyelamatkan Chev dari kerusakan fatal.
Perburuan semakin intens ketika Chev akhirnya berhadapan dengan Poon Dong dan sindikat di balik pencurian organ tersebut. Pertarungan klimaks membawa Chev ke batas paling brutal dan gila, dengan nasibnya yang sulit ditebak.
Akhir yang Sama Gila dengan Filmnya
Seperti film pertamanya, Crank: High Voltage menutup cerita dengan adegan penuh kejutan dan memancing banyak teori dari penonton mengenai nasib Chev selanjutnya.
Film ini secara konsisten mempertahankan identitasnya: cepat, kacau, memacu adrenalin, dan sengaja menghadirkan aksi yang tidak mengikuti logika dunia nyata.












