Sinopsis Film The Commuter, Mimpi Buruk Liam Neeson

favicon progres.id
The Commuter
Film The Commuter

PROGRES.ID- Disutradarai oleh Jaume Collet-Serra, The Commuter adalah thriller penuh ketegangan yang menguji keberanian dan kecerdikan seorang pria biasa dalam situasi yang luar biasa berbahaya.

Michael MacCauley(diperankan oleh Liam Neeson) adalah mantan polisi yang kini bekerja sebagai salesman asuransi. Setiap hari, ia menempuh perjalanan kereta komuter dari rumah ke kantornya, rutinitas yang sudah ia kenal luar dalam. Namun, suatu sore, perjalanan yang biasanya membosankan itu berubah menjadi mimpi buruk.

Di tengah perjalanan, Michael didatangi oleh seorang wanita misterius bernama Joanna (Vera Farmiga). Dengan sikap tenang namun penuh tekanan, Joanna menawarkannya sebuah “tugas sederhana”: menemukan penumpang tertentu yang identitasnya tersembunyi, sebelum kereta mencapai pemberhentian terakhir. Sebagai imbalan, ia akan menerima bayaran besar. Namun, ada syarat yang menakutkan—jika ia gagal, nyawanya dan keluarganya akan menjadi taruhannya.

Michael awalnya mengira ini hanya permainan aneh, tetapi perlahan ia menyadari bahwa ancaman tersebut nyata. Ia harus menggunakan keterampilan investigasi lamanya untuk menelusuri setiap gerbong, berinteraksi dengan penumpang yang beragam—termasuk Alex Murphy (Patrick Wilson), rekan lamanya di kepolisian, Gwen (Florence Pugh), seorang penumpang muda yang tampak gelisah, dan Jeanie (Sam Neill), atasan di kepolisian yang memiliki kepentingan tersendiri.

Di rumah, istrinya Karen MacCauley (Elizabeth McGovern*) tanpa sadar juga berada dalam bahaya, menjadi alat tekan bagi para dalang di balik skema ini. Waktu terus berjalan, Michael berpacu dengan detik untuk mengungkap siapa target sebenarnya dan mengapa penumpang tersebut begitu penting bagi pihak yang mengancamnya.

Klimaks film menghadirkan aksi menegangkan di dalam kereta yang melaju kencang, penuh dengan konspirasi, pengkhianatan, dan rahasia yang terbongkar satu per satu. Michael, yang awalnya hanyalah seorang pekerja biasa, dipaksa kembali menjadi sosok petarung yang pernah ia tinggalkan—demi menyelamatkan nyawa orang-orang yang ia cintai.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *