Dalam Sehari, Hizbullah Hancurkan 5 Tank dan 9 Bangunan Zionis

favicon progres.id
perang israel hizbullah
Perang Israel-Hizbullah (Foto: REUTERS)

PROGRES.ID – Intensitas konflik di perbatasan Lebanon–Israel terus meningkat dalam hampir 40 hari terakhir. Kelompok Hizbullah melaporkan serangkaian operasi militer yang diklaim berhasil menargetkan berbagai aset milik Israel, baik di wilayah perbatasan maupun di area yang lebih dalam.

Dalam laporan harian tertanggal 11 April 2026, Hizbullah mencatat total 46 operasi yang dilakukan dalam satu hari. Dari jumlah tersebut, masing-masing 23 operasi terjadi di wilayah yang mereka sebut sebagai Palestina yang diduduki serta 23 lainnya di wilayah Lebanon. Kedalaman serangan disebut mencapai hingga 20 kilometer dari garis perbatasan.

Target operasi mencakup sejumlah fasilitas strategis. Sedikitnya empat barak militer dan satu pangkalan militer dilaporkan menjadi sasaran. Selain itu, tiga pos perbatasan juga ikut diserang. Hizbullah mengklaim berhasil menggagalkan 23 upaya operasi darat lanjutan yang dilakukan pihak lawan.

Serangan juga menyasar area sipil dan permukiman. Sebanyak 15 kota dan permukiman dilaporkan terdampak, sementara sembilan unit permukiman disebut mengalami kerusakan akibat serangan tersebut.

Dalam hal persenjataan, Hizbullah mengandalkan berbagai jenis senjata. Sebanyak 32 serangan menggunakan roket dilaporkan diluncurkan, disertai satu penggunaan senjata khusus. Selain itu, tiga peluru artileri ditembakkan, serta 11 serangan menggunakan drone dan pesawat tanpa awak jenis quadcopter. Dua rudal berpemandu juga disebut digunakan dalam operasi tersebut.

Dari sisi kerugian, Hizbullah mengklaim telah menghancurkan 15 titik pertahanan berupa bunker dan parit militer. Selain itu, lima tank dilaporkan rusak atau hancur, serta satu pusat komando militer ikut menjadi sasaran serangan.

Meski klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen, eskalasi yang terus berlangsung menunjukkan konflik di kawasan tersebut masih jauh dari mereda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *