IRGC Sebut Tidak Ada Kekuatan yang Mampu Melemahkan Nasionalisme Rakyat Iran

favicon progres.id
baliho besar di teheran
Baliho besar di Teheran sebagai penggugah nasonalisme warga Iran (Foto: PressTV)

PROGRES.ID – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyampaikan apresiasi kepada rakyat Iran atas keteguhan mereka dalam mempertahankan negara serta sistem Islam melalui gelombang aksi solidaritas besar-besaran di seluruh negeri.

Dalam pernyataan resminya pada Sabtu, IRGC menyoroti besarnya partisipasi masyarakat dalam berbagai unjuk rasa nasional. Salah satu yang paling menonjol adalah peringatan hari kelahiran Imam Syiah kedelapan, Imam Reza (AS), serta kampanye nasional Janfada-e-Iran (Pengorbanan untuk Iran) yang diikuti jutaan orang dengan menyatakan kesiapan membela tanah air hingga titik darah penghabisan.

“Iran dan rakyatnya tidak akan pernah tunduk kepada musuh. Tidak ada kekuatan yang mampu menggoyahkan tekad kalian,” demikian pernyataan tersebut.

IRGC menggambarkan aksi-aksi tersebut sebagai peristiwa luar biasa dan bersejarah. Demonstrasi itu terus berlangsung sepanjang periode 40 hari yang bertepatan dengan meningkatnya agresi terbaru dari Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap Republik Islam Iran, dan hingga kini masih berlanjut.

Partisipasi luas masyarakat juga dinilai sebagai bentuk kesetiaan terhadap Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, yang menggantikan Ayatollah Seyyed Ali Khamenei setelah wafatnya sang pemimpin pada awal masa konflik.

Menurut IRGC, keterlibatan rakyat secara menyeluruh mencerminkan persatuan nasional yang kuat sekaligus menjadi bentuk perlawanan patriotik terhadap apa yang disebut sebagai musuh Amerika-Zionis.

Aksi yang digelar bertepatan dengan kelahiran Imam Reza disebut memiliki makna khusus. IRGC menilai momen tersebut mencerminkan kesadaran rakyat Iran dalam mengenali ancaman, membaca situasi, serta menentukan sikap di tengah kondisi yang krusial dan menentukan.

Selain itu, IRGC memuji ketahanan masyarakat dalam menghadapi tekanan psikologis dan propaganda media dari pihak lawan. Keteguhan tersebut diyakini akan tercatat sebagai bagian penting dalam sejarah bangsa.

Korps tersebut juga mengimbau agar rakyat terus mempertahankan semangat aksi mereka. Menurutnya, kombinasi antara mobilisasi rakyat dan kesiapan Angkatan Bersenjata menjadi kunci menuju “kemenangan akhir” dalam perjuangan yang disebut sebagai pertahanan suci peradaban.

“Bahan bakar bagi rudal kami”

IRGC menambahkan bahwa dukungan rakyat bukan sekadar simbolik, tetapi juga menjadi sumber kekuatan nyata bagi militer, bahkan diibaratkan sebagai “bahan bakar bagi rudal”.

Lebih jauh, dukungan publik disebut sebagai fondasi kuat bagi kebijakan strategis negara, termasuk dalam pengelolaan baru Selat Hormuz.

Pernyataan ini merujuk pada arahan sebelumnya dari Ayatollah Khamenei, yang menegaskan bahwa jalur perairan strategis tersebut akan dikelola oleh Republik Islam Iran dengan pendekatan yang mampu menghalau ancaman sekaligus mendorong kemakmuran nasional dan regional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *