Negosiasi AS-Iran Masih Panjang, Analis Israel Sebut Teheran Punya Posisi Tawar Kuat

favicon progres.id
Islamabad talks
Perundingan Iran-Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan (Foto: PressTV)

PROGRES.ID – Proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa putaran sebelum mencapai kesepakatan final. Hal ini disampaikan oleh analis militer Israel, Alon Ben-David, seperti dikutip surat kabar Maariv.

Menurut Ben-David, saat ini masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan terkait bentuk akhir kesepakatan yang tengah dirundingkan kedua negara. Ia menilai pembahasan yang berlangsung masih berada pada tahap awal dan membutuhkan waktu tambahan.

Meski demikian, ia mengidentifikasi dua kecenderungan utama yang memengaruhi jalannya negosiasi. Pertama, baik Washington maupun Teheran disebut memiliki kepentingan kuat untuk mencapai kesepakatan.

Kedua, Iran dinilai memasuki meja perundingan dengan posisi tawar yang relatif kuat. Meskipun menghadapi tekanan, Teheran disebut tidak berada dalam situasi yang dibatasi waktu, berbeda dengan Amerika Serikat yang dinilai memiliki urgensi lebih besar dalam menyelesaikan kesepakatan.

Analisis ini mencerminkan dinamika yang berkembang dalam proses diplomasi kedua negara, di tengah ketegangan yang masih berlangsung di kawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *