Ini Dia 7 Pemain Andalan Timnas Indonesia yang Masih Bisa Bersinar di Kualifikasi Piala Dunia 2030

favicon progres.id
tim nasional indonesia
Tim Nasional Indonesia (Foto: PSSI)

PROGRES.ID – Meski gagal melaju ke Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia masih memiliki sederet pemain top yang berpotensi menjadi tulang punggung skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2030 mendatang.

Di bawah asuhan Patrick Kluivert, tim Merah Putih memang belum mampu menembus babak utama setelah kalah tipis dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1). Namun, semangat untuk bangkit belum padam.

Kualifikasi zona Asia untuk edisi 2030 diperkirakan digelar pada tahun 2027, tiga tahun sebelum turnamen berlangsung di Maroko, Portugal, dan Spanyol. Artinya, para pemain yang kini berusia pertengahan 20-an masih akan berada di masa keemasan mereka.

Berikut 7 pemain Timnas Indonesia yang diprediksi masih bisa diandalkan di ajang tersebut:

1. Jay Idzes (27 Tahun di 2027)

Bek tangguh milik Sassuolo ini menjadi salah satu pilar utama di lini belakang Garuda. Sebagai kapten, Jay Idzes menunjukkan kepemimpinan kuat dan konsistensi tinggi. Di usia 27 tahun nanti, ia akan berada di puncak performanya sebagai bek modern yang kokoh dan tenang dalam membangun serangan dari lini belakang.

2. Maarten Paes (29 Tahun di 2027)

maarteen paes
Marteen Paes saat menjalani sesi latihan (Foto: PSSI)

Kiper FC Dallas ini menjadi pilihan utama di bawah mistar Timnas Indonesia. Meski gagal membawa tim lolos ke Piala Dunia 2026, Maarten Paes masih punya waktu untuk menebus kegagalan itu di edisi 2030. Pada usia 29 tahun, refleks dan pengalaman internasionalnya akan berada di level terbaik.

3. Ole Romeny (27 Tahun di 2027)

ole romeny
Ole Romeny (Foto: Ist)

Masih berusia 25 tahun saat ini, Ole Romeny bakal memasuki masa keemasan pada 2027. Penyerang berteknik tinggi ini diharapkan bisa menjadi tumpuan lini depan Garuda berkat kemampuan finishing dan mobilitasnya yang tinggi di area pertahanan lawan.

4. Emil Audero (30 Tahun di 2027)

emil audero
Emil Audero (Foto: PSSI)

Meski akan berusia 33 tahun pada Piala Dunia 2030, Emil Audero tetap bisa diandalkan selama fase kualifikasi. Dengan segudang pengalaman di Serie A bersama Cremonese, ia bisa menjadi penjaga gawang senior yang memberikan stabilitas dan ketenangan di lini belakang Garuda.

5. Calvin Verdonk (30 Tahun di 2027)

calvin verdonk
Calvin Verdonk (Foto: Getty Images)

Bek LOSC Lille ini tampil gemilang bersama Timnas Indonesia di berbagai laga internasional. Calvin Verdonk dikenal sebagai pemain serbaguna yang bisa bermain di posisi bek kiri maupun gelandang bertahan. Usianya yang matang pada 2027 membuatnya tetap ideal untuk memperkuat Garuda di kualifikasi nanti.

6. Dean James (27 Tahun di 2027)

dean james
Dean James (Dok. PSSI)

Pemain Go Ahead Eagles ini mulai menunjukkan potensinya sebagai salah satu fullback kiri terbaik yang dimiliki Indonesia. Dengan gaya bermain cepat dan disiplin bertahan, Dean James diyakini akan menjadi pilihan utama di sektor kiri pertahanan Garuda pada 2027.

7. Mees Hilgers (26 Tahun di 2027)

MEES HILGERS MU VS TWENTE
Mees Hilgers saat laga MU vs Twente (Foto: PA Images via Getty Images/Martin Rickett)

Bek FC Twente ini sempat absen di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena masalah dengan klubnya. Namun, jika situasinya membaik, Mees Hilgers yang baru berusia 24 tahun kini bisa menjadi aset penting bagi pertahanan Timnas Indonesia di masa depan.

Selain ketujuh nama di atas, masih banyak pemain muda potensial yang siap menjadi tulang punggung Timnas di masa depan — seperti Rizky Ridho, Kevin Diks, Mauro Zijlstra, Miliano Jonathans, Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen, Justin Hubner, hingga Egy Maulana Vikri.

Dengan kombinasi pemain muda berbakat dan pemain naturalisasi berpengalaman, harapan Garuda untuk terbang tinggi di Kualifikasi Piala Dunia 2030 tetap terbuka lebar.

Editor: Mukhtar Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *