PROGRES.ID – Serie A Italia akan menutup rangkaian pertandingan akhir tahun dengan duel krusial antara Udinese vs Lazio. Kedua tim berada di papan tengah klasemen dengan jarak poin yang sangat tipis, membuat laga ini bernilai penting untuk menjaga peluang menembus zona Eropa.
Udinese hanya terpaut satu poin dari Lazio. Kemenangan di laga ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga bisa mengubah peta persaingan. Lantas, tim mana yang paling siap bangkit dan mengakhiri tahun dengan hasil positif?
Kondisi Udinese: Potensi Besar, Konsistensi Jadi PR
Udinese datang ke laga ini dengan luka masih segar. Kekalahan besar dari Fiorentina pada pekan sebelumnya menjadi pukulan telak, terlebih setelah kartu merah Maduka Okoye memaksa mereka bermain timpang sejak menit awal. Situasi itu membuat Friulani kebobolan lima gol, meski sempat mencetak satu gol hiburan lewat Oumar Solet.
Hasil tersebut semakin menegaskan karakter Udinese musim ini: sulit diprediksi. Mereka mampu menumbangkan Napoli, namun juga bisa runtuh dalam satu pertandingan. Meski begitu, performa di kandang tetap menjadi kekuatan utama. Lima kemenangan dari sepuluh laga di Dacia Arena menunjukkan Udinese bukan lawan mudah di hadapan pendukungnya sendiri.
Catatan pertemuan juga relatif berpihak pada Udinese. Faktor kandang dan motivasi menutup tahun dengan hasil manis bisa menjadi modal penting bagi pasukan Kosta Runjaic.
Analisis Lazio: Organisasi Rapi, Finishing Masih Tumpul
Lazio tampil lebih stabil secara permainan. Hasil imbang kontra Cremonese memang mengecewakan, namun pertahanan mereka tetap solid. Ivan Provedel menjadi salah satu kiper paling konsisten di Serie A dengan koleksi sembilan clean sheet sejauh ini.
Di bawah arahan Maurizio Sarri, Biancocelesti perlahan menemukan ritme. Mentalitas tim juga teruji lewat kemenangan dramatis atas Parma meski bermain dengan sembilan orang, serta keberhasilan menyingkirkan AC Milan di ajang Coppa Italia.
Masalah utama Lazio masih berkutat di lini serang. Produktivitas gol belum maksimal, tercermin dari Mattia Zaccagni yang menjadi pencetak gol terbanyak tim di liga dengan jumlah yang terbilang minim. Jika ingin bersaing di papan atas, ketajaman harus segera diperbaiki.
Situasi Skuad dan Pemain Absen
Udinese harus kehilangan Okoye akibat skorsing, sehingga posisi penjaga gawang kembali dipercayakan kepada Razvan Sava. Beberapa pemain seperti Jordan Zemura, Rui Modesto, Vakoun Bayo, dan Arthur Atta juga belum bisa diturunkan, sementara Kamara mulai menunjukkan progres pemulihan.
Di lini depan, duet Keinan Davis dan Nicolo Zaniolo tetap menjadi andalan. Keduanya sama-sama telah mengoleksi empat gol dan diharapkan bisa memanfaatkan celah di lini belakang Lazio.
Sementara itu, Lazio datang dengan kondisi skuad yang kurang ideal. Guendouzi dan Toma Basic absen karena akumulasi kartu, Rovella masih dalam masa pemulihan cedera, ditambah beberapa pemain yang harus memperkuat tim nasional di Piala Afrika. Sarri dituntut meramu lini tengah agar tetap seimbang.
Kabar baiknya, Zaccagni sudah kembali dan siap menjadi motor serangan dari sisi sayap, dengan Castellanos diplot sebagai penyerang utama.
Prediksi Susunan Pemain
Udinese (3-5-2)
Sava; Kristensen, Kabasele, Solet; Zanoli, Ekkelenkamp, Karlstrom, Piotrowski, Bertola; Zaniolo, Davis
Lazio (4-3-3)
Provedel; Marusic, Gila, Romagnoli, Pellegrini; Belahyane, Cataldi, Vecino; Cancellieri, Castellanos, Zaccagni
Prediksi Skor Udinese vs Lazio
Keuntungan bermain di kandang bisa menjadi faktor krusial bagi Udinese, terutama untuk menebus hasil buruk pekan lalu. Lazio lebih konsisten, namun absennya beberapa pemain inti berpotensi mengurangi kontrol permainan mereka.
Dengan kekuatan yang relatif berimbang, laga ini diperkirakan berjalan ketat dan minim gol.
Prediksi akhir: Udinese 1-1 Lazio
***












