PROGRES.ID, BOGOR – Polisi mengungkap hasil pemeriksaan kesehatan terhadap dua pria berinisial MR (27) dan MA (24) yang ditangkap terkait penyebaran dan penjualan konten pornografi berjudul “A Day in My Life”.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan, kedua tersangka menjalani pemeriksaan kesehatan setelah diamankan polisi. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, keduanya dinyatakan terinfeksi HIV.
“Setelah dilakukan upaya paksa berupa penangkapan, tim membawa keduanya ke bagian kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, keduanya dinyatakan mengidap HIV,” ujar Anggi kepada wartawan, Senin (21/9/2026).
Ditangkap Setelah Video Viral
MR dan MA diamankan polisi setelah video yang mereka perankan ramai beredar di media sosial.
Keduanya ditangkap pada Sabtu (19/9/2026) malam di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap konten yang menjadi perhatian publik di media sosial.
Konten Dijual Lewat Grup Eksklusif
Dalam penyelidikan, polisi menemukan dugaan bahwa konten tersebut tidak hanya disebarkan secara gratis. Video “A Day in My Life” disebut ditawarkan kepada anggota komunitas atau grup tertentu melalui platform media sosial.
Menurut Anggi, calon pembeli harus membayar biaya akses untuk dapat melihat konten yang ditawarkan.
“Disebar ke platform media sosial dan dikomersialkan. Untuk masuk ke komunitas atau grup penjualan video tersebut, tarifnya sekitar Rp150 ribu,” kata Anggi.
Sistem penjualan yang digunakan bersifat eksklusif. Artinya, video hanya dapat diakses oleh anggota yang telah melakukan pembayaran.
“Rp150 ribu per akses. Konsepnya membuat salah satu platform media sosial yang sifatnya eksklusif dan hanya bisa diakses setelah pembeli mentransfer atau membayar biaya akses,” jelasnya.
Diduga Raup Belasan Juta Rupiah
Polisi menduga aktivitas pembuatan dan penjualan konten tersebut telah berlangsung sejak Juli 2026.
Dari aktivitas tersebut, MR dan MA diduga memperoleh penghasilan hingga belasan juta rupiah.
Polisi masih mendalami aktivitas keduanya, termasuk mekanisme distribusi konten, jumlah anggota yang memiliki akses, serta keuntungan yang diperoleh dari penjualan video tersebut.
Kasus ini mencuat setelah konten “A Day in My Life” menjadi viral di media sosial dan kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian.

Komentar