BENGKULU, PROGRES.ID – Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu terus berkomitmen untuk mendorong sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) di Provinsi Bengkulu. Ini lantaran sektor Parekraf diyakini dapat menggerakan perekonomian, sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya pelaku UMKM.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH menyatakan, dalam meningkatkan sektor Parekraf, harus diiringi dengan strategi. Diantaranya bisa dengan memanfaatkan ataupun memaksimalkan potensi-potensi yang ada di daerah, modal usaha, Sumberdaya Manusia (SDM) berkualitas, hingga pemasarannya.
“Strategi-strategi itu tentunya saling berkaitan dan tidak bisa berdiri sendiri. Termasuk juga peran pemerintah dibutuhkan, setidak-tidaknya untuk mendorong peningkatan itu. Maka dari itu kitapun ditingkat legislatif juga berkomitmen untuk terus memberikan dorongan, sehingga sektor parekraf ini memberi dampak positif pada masyarakat,” papar Usin.
Ditambahkan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Suimi Fales, SH, MH, dalam hal ini juga perlu didorong partisipasi dan keterlibatan serta keseriusan para UMKM sendiri. “Misal pada sisi pemasaran, bagaimana pelaku UMKM mulai memanfaatkan teknologi pada era digital seperti saat ini,” tambah Wan Sui sapaan akrabnya.

Bagaimanapun juga, untuk meningkatkan sektor Parekraf tidak bisa dipandang sebelah mata. Walaupun dari sisi potensi, Bengkulu ini tidak perlu diragukan lagi. “Disamping itu juga butuh kolaborasi antara para pemangku kepentingan di sektor pariwisata ataupun ekonomi kreatif,” demikian Wan Sui. (prw)












