BENGKULU, PROGRES.ID – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah telah melakukan perpanjangan SK bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di SMA/SMK/SLB selama beberapa tahun terakhir ini. Keputusan ini memberikan jaminan atas hak-hak mereka, seperti tes untuk mendapatkan tunjangan sertifikat guru dan masuk dalam data Dapodik.
“Kami telah melakukan perpanjangan kembali SK GTT dan PTT yang jumlahnya lebih dari 300 orang di Kabupaten Mukomuko. Jadi kalau ada pengangkatan formasi P3K mereka juga akan diprioritaskan,” ujar Gubernur Rohidin saat menghadiri Pelantikan Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) Kabupaten Mukomuko dan Penyerahan SK GTT/PTT se-Kabupaten Mukomuko, di SMKN 3 Mukomuko, Sabtu (22/07/2023).
Selain itu, Gubernur Rohidin juga menekankan pentingnya organisasi Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) Indonesia dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. “SANS Indonesia ini inisiatornya berasal dari Provinsi Bengkulu, saya bersama adik-adik pemuda Bengkulu menginisiasi agar anak-anak remaja di kalangan SMA/SMK/SLB dan tingkat SMP/Madrasah ini ada upaya mengedukasi mereka terkait bahaya narkoba,” tambahnya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan Bibit Buah Untuk Sekolah. Hal ini bertujuan untuk menjaga keasrian lingkungan sekolah agar menjadi penyumbang kelestarian lingkungan para siswa, guru bahkan warga sekitar.
Dengan kebijakan Gubernur Rohidin yang pro terhadap guru honorer dan upaya memerangi narkoba di kalangan pelajar, Bengkulu semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi muda yang sehat dan berkualitas.












