Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Minta Program Replanting Terus Direalisasikan

favicon progres.id
komisi ii dprd provinsi bengkulu
Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Minta Program Replanting Terus Direalisasikan

BENGKULU. PROGRES.ID – Dalam meningkatkan produkfitas tanaman kelapa sawit para petani, keberadaan program replanting yang dicanangkan pemerintah pusat merupakan salah satu langkah yang tepat. Sehingga Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu terus mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk merealisasikan program tersebut.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Suimi Fales, SH, MH menyampaikan, program replanting Sawit yang diselenggarakan pemerintah pusat merupakan langkah yang baik untuk meningkatkan hasil produksi dan kualitas buah sawit, terutama milik para petani.

“Program itu juga sekaligus mendorong keberlanjutan industri kelapa sawit pada suatu daerah,” jelasnya.

Sehingga, kata pria yang akrab disapa Wan Sui ini, sejak awal Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu yang membidangi soal perkebunan, menyambut baik program yang secara tidak langsung juga memberikan bantuan terhadap para petani untuk meremajakan tanaman kelapa sawit mereka.

“Dengan catatan dalam implementasinya juga harus tepat,” tegas Wan Sui.

Dengan melakukan peremajaan, menurut Wan Sui, kebun kelapa sawit yang sudah mencapai usia puncak sekitar 25 tahun, diharapkan kualitas dan hasil produksi kelapa sawit dapat meningkat. Selain itu, program ini juga memberikan potensi peningkatan kesejahteraan petani. Apalagi pada saat harga jual Tandah Buah Segar (TBS) sawit sedang tinggi.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Suimi Fales, MH saat meminta Eksekuti mempertahankan program replating

“Program ini ketika dimanfaatkan secara baik dan tepat, maka para petani sawit di Bengkulu memiliki kesempatan untuk meningkatkan produksi mereka. Peremajaan ini juga membantu dalam mengurangi ketergantungan pada pembukaan lahan baru untuk perluasan kebun sawit, yang berdampak negatif pada lingkungan,” sampai Politisi PKB ini.

Ditambahkan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, H. Sujono, SP, M.Si, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi petani sawit di Bengkulu dan juga sektor industri kelapa sawit secara keseluruhan. “Baik dari segi peningkatan produksi, kualitas, maupun kesejahteraan petani,” pungkas Sujono. (prw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *