Putri Alya Rohali Menikah, Ayah Kandung Jadi Wali dan Ayah Sambung Jadi Saksi di Pernikahan Adat Betawi

Maskawin Mulai dari Logam Mulia hingga Uang Poundsterling

favicon progres.id
pernikahan putri alya rohali
Prosesi pernikan Namira Adjani dan Auditya. (Foto: Tangkapan layar dari Youtube Praya Visual)

PROGRES.ID – Kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga aktris senior Alya Rohali. Putri tercinta, Namira Adjani, resmi dipersunting Auditya Faiz Putra dalam prosesi akad nikah yang berlangsung khidmat pada Minggu, 10 Agustus 2025.

Momen sakral ini disiarkan langsung melalui sebuah kanal YouTube sejak pagi hari. Mengusung adat Betawi, rangkaian acara pernikahan berlangsung meriah namun penuh nuansa tradisional.

Kedatangan Mempelai Pria dengan Delman Hias

Dalam tayangan tersebut, Auditya—yang akrab disapa Audi—tiba di lokasi pernikahan dengan menaiki delman hias, ditemani kedua orang tuanya. Ia tampil gagah mengenakan busana pengantin bernuansa emas yang memancarkan kesan megah.

Sebelum memasuki acara inti, kedua keluarga terlibat adu pantun jawara, sebuah tradisi khas Betawi yang penuh canda namun sarat makna persaudaraan.

Ijab Kabul oleh Ayah Kandung

Menjelang akad, Adjani yang anggun dalam balutan gaun pengantin putih duduk di samping calon suaminya. Prosesi ijab kabul pun dipimpin oleh Eri Surya Kelana, ayah kandung Adjani, dengan disaksikan penghulu dan para saksi, termasuk ayah sambungnya, Faiz Ramzi.

“Ananda Auditya Faiz Putra bin Argo Handayanto, saya nikahkan dan saya kawinkan anak kandung saya Namira Adjani Ramadina kepada engkau dengan maskawin uang dan emas 10 poundsterling, 8 euro, 20 gram, dan 25 rupiah tunai,” ujar sang ayah tegas.

Dengan lantang, Audi pun membalas:

“Saya terima nikah dan kawinnya Namira Adjani Ramadina binti Eri Surya Kelana dengan maskawin tersebut dibayar tunai.”

Sesi Sungkeman Penuh Haru

Usai ijab kabul, pasangan pengantin berfoto di pelaminan, lalu melanjutkan prosesi sungkeman. Momen haru ini memperlihatkan Adjani dan Audi bersimpuh di hadapan Alya Rohali dan Faiz Ramzi, memohon doa restu untuk kehidupan rumah tangga mereka.

Sungkeman, dalam budaya Betawi, merupakan simbol bakti dan penghormatan kepada orang tua, sekaligus permohonan restu agar rumah tangga selalu rukun, sakinah, dan penuh berkah.

Editor: Mukhtar Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *