PROGRES.ID – Film legendaris Pendekar Naga Mas kembali hadir di layar kaca! Karya sutradara Bachroem Halilintar yang diproduksi oleh PT Inem Film ini siap mengajak penonton bernostalgia dengan kisah laga klasik penuh intrik, dendam, dan pertarungan antarpendekar.
Film ini akan tayang ulang dalam program Sinema Spesial ANTV pada Kamis, 6 November 2025 pukul 18.30 WIB.
Alur Cerita: Pendekar yang Difitnah Jadi Penjahat
Kisahnya bermula ketika Pendekar Naga Mas (diperankan oleh Chairil JM) memasuki sebuah kampung misterius. Bukannya disambut hangat, kedatangannya justru membuat penduduk ketakutan.
Dengan dukungan tiga pendekar dari perguruan lain, warga menuduh Naga Mas sebagai perampok dan pemerkosa yang telah lama meneror desa itu.
Naga Mas pun terpaksa melarikan diri sambil menyelamatkan seorang anak kecil bernama Daru (Erick Tobing). Dari Daru, terungkap bahwa masyarakat percaya Naga Mas adalah pelaku kejahatan yang menculik bibinya dan membunuh ayahnya.
Padahal, semua tuduhan itu hanyalah fitnah yang dirancang untuk menjatuhkan sang pendekar.
Perebutan Gelar Pendekar Tersakti
Sementara itu, tiga kelompok pendekar dari berbagai perguruan datang ke desa tersebut untuk memburu Naga Mas, tergiur oleh hadiah besar yang dijanjikan bagi siapa pun yang berhasil menangkapnya.
Namun, Naga Mas akhirnya mengetahui bahwa dalang di balik semua kekacauan adalah adik seperguruannya sendiri (Atin Martino).
Sang adik tega membunuh guru mereka dan menebar kejahatan atas nama Naga Mas agar bisa menjadi pendekar tersakti tanpa pesaing.
Pertarungan sengit pun tak terhindarkan. Satu per satu lawan yang menghadang berhasil dikalahkan, dan kebenaran akhirnya terungkap.
Film Laga Klasik yang Tak Lekang oleh Waktu
Pendekar Naga Mas menampilkan nuansa silat klasik Indonesia yang khas, dipadukan dengan alur penuh misteri dan pengkhianatan.
Film ini bukan sekadar tontonan laga, tetapi juga mengangkat nilai kehormatan, kesetiaan, dan perjuangan menegakkan kebenaran.
Jangan lewatkan penayangannya hanya di ANTV, Kamis 6 November 2025 pukul 18.30 WIB dalam program Sinema Spesial — sebuah kesempatan langka untuk menikmati kembali aksi heroik sang pendekar legendaris di layar kaca.
***












