PROGRES.ID – Seorang pejabat tinggi keamanan Iran memperingatkan bahwa negaranya siap mengambil langkah “pertahanan menyeluruh” apabila gencatan senjata yang rapuh dengan Israel kembali dilanggar. Pernyataan itu disampaikan kepada PressTV di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
Menurut pejabat yang tidak disebutkan namanya tersebut, dunia saat ini menyaksikan pelanggaran gencatan senjata oleh Israel, yang disebut terus melakukan serangan ke sejumlah wilayah, termasuk Lebanon dan Iran. Ia menilai tindakan tersebut berpotensi meningkatkan risiko konflik yang lebih luas.
Pejabat itu juga menegaskan bahwa pelanggaran gencatan senjata akan berdampak langsung pada posisi Amerika Serikat. Ia mendesak negara-negara mediator untuk segera turun tangan guna menekan Israel agar menghentikan aksi militer yang dinilai memperburuk situasi.
“Jika gencatan senjata ini runtuh, maka pihak yang melanggar akan bertanggung jawab, dan kami akan memberikan respons terhadap agresi tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia memperingatkan bahwa stabilitas yang mulai terbentuk, termasuk kondisi relatif tenang di jalur energi strategis seperti Selat Hormuz, dapat kembali terganggu apabila konflik kembali memanas.
Pernyataan ini muncul di tengah situasi kawasan yang masih rentan, setelah serangkaian serangan dan operasi militer dalam beberapa pekan terakhir. Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Israel terkait tuduhan tersebut.












