Home / Hukum / Pemerintahan

Rabu, 16 November 2016 - 13:22 WIB

Atasi Karut Marut Korupsi Pengadaan E-KTP, KPK Kewalahan

KTP-el | Gambar: Dukcapil.Kemendagri.go.id

KTP-el | Gambar: Dukcapil.Kemendagri.go.id

PROGRES.ID, JAKARTA – Kasus korupsi penggelembungan anggaran proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis nomor induk kependudukan secara nasional atau disebut KTP elektronik masih berjalan lamban. Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui pihaknya kesulitan mengungkap karut-marut dalam korupsi pengadaan paket penerapan KTP elektronik tersebut.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KPK Laode M Syarief yang dikutip dari Kompas.com

“Memang agak melelahkan. Ini baru intensif sejak zaman kami ini,” kata Laode di gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Baca Juga |  DPRD Propinsi Bengkulu Soroti Dugaan Adanya Penambangan Batu Gajah

Laode pesimistis untuk bisa menyelesaikan kasus ini di tahun 2016. Karena, pengungkapan kasus KTP elektronik ini akan menyita waktu yang sangat lama.

Menurut KPK, proyek pengadaan KTP elektronik tersebut senilai Rp 6 triliun. Adapun kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp 2,3 triliun.

Hingga saat ini, baru 110 saksi yang dipanggil oleh KPK. Disamping kasusnya yang pelik, KPK akan terus melakukan pendalaman kasus tersebut. Sehingga, dua tersangka yang sudah ditetapkan dapat secepatnya diproses.

Baca Juga |  2.357 Koruptor Berstatus ASN Resmi Dipecat, 20 ASN di Provinsi Bengkulu

Adapun dua orang tersangka tersebut adalah mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman. (dsy)

Share :

Baca Juga

Presiden AS Donald

Pemerintahan

Virus Corona Picu Kekhawatiran Resesi Ekonomi di AS
Johnny Depp

Berita Utama

Usaha “The Sun” Batalkan Gugatan Johnny Depp Ditolak
Sidang daring Bawaslu

Berita Utama

Kabulkan Gugutan Agusrin-Imron, Ini 5 Poin Putusan Bawaslu Provinsi Bengkulu

Pemerintahan

Gusnan: Pasar Malam Lebih Banyak Dampak Negatif
Rohidin di HK Tower

Berita Utama

Rohidin Akan Lobi Jokowi Groundbreaking Tol Bengkulu-Linggau Usai Buka TTG XXI

Berita Utama

Sidang Perdana Digelar, Ahok Menangis di Depan Majelis Hakim

Hukum

Kesal Tak Mau Pulang, Seorang Wanita Siksa Siswi SD

Berita Utama

Dipecat, Camat dan Lurah Tanjung Balai Yang Tertangkap Hendak Pesta Sabu
error: Konten ini dirpoteksi !!