75 Soal dan Kunci Jawaban Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama 2025 untuk Guru PAI di Aplikasi SIAGA

favicon progres.id
ilustrasi guru sedang mengajar
Ilustrasi seorang guru sedang mengajar di kelas (Progres.id)

PROGRES.ID – Berikut kumpulan 75 soal beserta kunci jawaban Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB) 2025 yang ditujukan untuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui Aplikasi SIAGA Kemenag.

Apa Itu ANLDB?

Mengutip surat edaran dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama (ANLDB) merupakan evaluasi nasional yang bertujuan mengukur tingkat keberhasilan pendidikan agama di satuan pendidikan formal.

Sasaran utama asesmen ini adalah guru PAI — baik di jenjang SD, SMP, SMA, maupun SMK. ANLDB tidak hanya menilai aspek kognitif, tetapi juga psikomotorik dan afektif, sehingga hasilnya lebih komprehensif dalam menggambarkan literasi keagamaan para pendidik.

Tujuan Pelaksanaan ANLDB

Melalui asesmen ini, Kemenag berharap dapat memperoleh database nasional yang menjadi rujukan strategis dalam menyusun kebijakan peningkatan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah.

Panduan Referensi Soal dan Kunci Jawaban

Bagi Anda yang sedang mengerjakan Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama 2025, berikut ini daftar 75 soal dan kunci jawaban ANLDB yang dapat digunakan sebagai referensi pembelajaran.
(Sumber: kanal YouTube Warsiadi Adi).

Kumpulan 75 Soal & Kunci Jawaban ANLDB 2025 Guru PAI di Aplikasi SIAGA

1. Soal: Seorang guru memberi contoh bacaan tajwid: “لقد أفلح” sebagai idgham mutamatsilain. Evaluasi yang tepat adalah…
Kunci Jawaban: B. Contoh salah, karena bukan huruf yang sama dan berurutan.

2. Soal: Seorang non-Muslim meyakini Allah dan Nabi Muhammad, tapi belum mengucapkan syahadat. Kedudukannya adalah…
Kunci Jawaban: C. Belum dianggap muslim karena belum mengucapkan syahadat secara lisan.

3. Bacaan ayat dalam Al-Quran berikut فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعَادُوْنَ adalah …
Kunci Jawaban: A. Famanibtaga waraa zalikum faulaika humul ‘adun

4. Seorang siswa bertanya, “Jika Allah telah menentukan takdir manusia, mengapa kita masih perlu berusaha?” Berikut langkah yang dilakukan guru dalam memberikan pemahaman siswa tersebut yang paling tepat adalah…..

Kunci Jawaban: A. Menjelaskan bahwa manusia tetap memiliki kehendak bebas dan usaha adalah bagian dari takdir

5. Ayat yang digarisbawahi berikut هل هذا إلَّا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ mengandung hukum bacaan…
Kunci Jawaban: B. Mad jaiz munfasil

6. Dalam suatu riwayat hadis, ihsan digambarkan sebagai mencapai kesadaran bahwa Allah swt senantiasa mengawasi, yang berdampak pada peningkatan kualitas ibadah. Secara psikologis dan spiritual, kesadaran ini menghasilkan muraqabah dan musyahadah. Pernyataan berikut yang paling akurat menjelaskan hubungan kausal antara kedua dimensi tersebut dalam konteks ihsan adalah….
Kunci Jawaban: C. Ihsan menciptakan muraqabah, di mana puncaknya atas izin Allah- dapat mencapai derajat musyahadah

7. Seorang Muslim mengalami kegagalan besar dalam hidupnya dan mulai kehilangan kepercayaan bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya. Berikut cara menganalisis sikap yang sesuai dengan konsep ihsan dalam menghadapi ujian hidup adalah….
Kunci Jawaban: A. Ihsan mengajarkan bahwa seorang Muslim harus tetap berprasangka baik kepada Allah dalam segala keadaan.

8. Seorang muslim rutin melaksanakan salat lima waktu, tetapi dalam praktiknya, ia selalu tergesa-gesa, tidak memahami makna bacaannya, dan sering kali pikirannya melayang. Berikut cara menganalisis kondisi ini berdasarkan pemahaman tentang hakikat salat dalam Islam adalah …
Kunci Jawaban: D. Meskipun sah secara fiqih, kualitas salatnya kurang sempurna karena tidak menghadirkan khusyuk.

9. Bacaan ayat dalam Al-Quran berikut الَّذِيْنَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَشِعُونَ adalah…
Kunci Jawaban: C. Allažīna hum fi salātihim khāsyi’ün

10. Seorang guru memilih untuk memberikan zakat fitrah kepada saudaranya yang miskin, meskipun ia tinggal jauh di desa lain. Status hukum zakatnya adalah…..
Kunci Jawaban: A. Sah, karena saudaranya termasuk golongan fakir yang berhak menerima

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *