Cloudflare Down, Layanan ChatGPT, X hingga Ribuan Website dan Aplikasi Terganggu

favicon progres.id
Cloudflare
Logo Cloudflare

PROGRES.ID – Penyedia infrastruktur internet global, Cloudflare, mengumumkan sedang melakukan perbaikan untuk mengatasi masalah yang menyebabkan gangguan layanan yang meluas. Hal ini memengaruhi platform-platform besar seperti ChatGPT, media sosial X, infrastruktur transit, dan berbagai layanan internet terkemuka lainnya di seluruh dunia.

Melalui halaman statusnya pada hari Selasa (waktu setempat), Cloudflare mengonfirmasi telah mengidentifikasi akar masalah yang berdampak pada sejumlah besar pelanggan mereka. Laporan mengenai gangguan ini mencakup terjadinya kesalahan 500 (500 errors) secara massal, serta kegagalan pada Cloudflare Dashboard dan API mereka.

Dalam upaya memulihkan layanan, Cloudflare sempat harus menonaktifkan sementara beberapa layanannya khusus bagi pengguna di Inggris Raya (United Kingdom).

“Kami telah menerapkan perubahan yang memungkinkan layanan Cloudflare Access dan WARP pulih. Tingkat kesalahan bagi pengguna Access dan WARP telah kembali normal, setara dengan sebelum insiden terjadi. Kami juga telah mengaktifkan kembali akses WARP di London,” tulis perusahaan tersebut dalam pembaruan statusnya. “Kami terus berupaya memulihkan layanan lain yang terdampak.”

Layanan-layanan lain yang dilaporkan mengalami masalah akibat insiden ini termasuk Shopify, Dropbox, Coinbase, game online League of Legends, Moody’s, dan NJ Transit. Khusus situs web Moody’s sempat menampilkan Error Code 500 dan mengarahkan pengguna untuk mencari informasi lebih lanjut di situs Cloudflare.

Cloudflare, yang berbasis di San Francisco, menyediakan infrastruktur penting yang berfungsi melindungi situs web dari berbagai ancaman online.

Insiden ini terjadi menyusul gangguan signifikan pada layanan teknologi besar lainnya di bulan-bulan sebelumnya. Bulan lalu, Microsoft harus melakukan perbaikan untuk mengatasi gangguan pada portal cloud Azure mereka, yang mengakibatkan pengguna tidak dapat mengakses Office 365, Minecraft, dan layanan lainnya.

Microsoft menjelaskan bahwa perubahan konfigurasi pada infrastruktur Azure-nya menjadi penyebab outage tersebut. Selain itu, pada bulan Oktober, Amazon juga mengalami gangguan besar pada layanan komputasi cloud-nya. Meskipun masalah berhasil diatasi, outage tersebut sempat melumpuhkan berbagai layanan online, termasuk platform media sosial, gaming, pengiriman makanan, streaming, dan layanan keuangan.

Sumber: adn.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *