PROGRES.ID – Media sosial tengah diramaikan dengan kabar mengejutkan tentang sosok kontroversial bernama Sister Hong. Nama ini viral khususnya di Nanjing, Tiongkok, setelah terungkap bahwa di balik penampilannya yang feminin, Sister Hong ternyata adalah seorang pria dengan inisial Jiao, berusia 38 tahun.
Kasus ini tidak hanya menjadi perbincangan hangat di dunia maya, tetapi juga mengundang perhatian aparat karena berkaitan dengan tindakan kriminal serius, mulai dari pelanggaran privasi hingga penyebaran konten cabul.
Siapa Sebenarnya Sister Hong?
Meski dikenal dengan nama “Sister Hong” (dalam bahasa Mandarin disebut 红姐 yang berarti Red Sister atau Red Uncle), sosok ini sejatinya adalah seorang pria yang berdandan menyerupai perempuan. Ia menggunakan wig, make-up tebal, pakaian wanita, dan meniru suara perempuan untuk memperdaya korbannya di dunia maya.
Melalui aplikasi kencan online, Jiao menyamar sebagai wanita dan menargetkan pria heteroseksual untuk masuk ke dalam perangkapnya.
Modus Operandi yang Dilakukan Sister Hong
Pihak kepolisian Nanjing mengungkap sejumlah modus yang dijalankan oleh Jiao, dan berikut adalah rincian praktik yang membuat publik geger:
1. Penyamaran Identitas
Jiao menyamar sebagai perempuan, bahkan terkadang mengaku sebagai wanita yang telah menikah, demi menarik minat pria yang memiliki ketertarikan pada fantasi tertentu.
2. Perekaman Tanpa Izin
Setelah berhasil mengajak korban bertemu di apartemennya, Jiao diam-diam merekam aktivitas seksual menggunakan kamera tersembunyi yang telah dipasang sebelumnya.
3. Hadiah Non-Tunai
Alih-alih meminta uang, Jiao kerap meminta korban membawa barang-barang seperti buah, susu, minyak goreng, hingga perangkat elektronik kecil sebagai bentuk ‘imbalan’.
4. Distribusi Video Eksplisit
Rekaman video yang diperoleh dari aksinya kemudian disebarkan di grup Telegram berbayar, dengan biaya sekitar 150 yuan per anggota. Video tersebut juga tersebar di berbagai platform seperti Weibo, TikTok, Instagram, hingga X (Twitter).
Dampak Skandal Sister Hong: Ratusan Pria Jadi Korban
Kasus ini menuai keprihatinan publik karena jumlah korban yang sangat banyak. Beberapa laporan menyebutkan ada lebih dari 1.600 pria yang menjadi korban, meskipun polisi menyatakan jumlah tersebut belum terverifikasi dan kemungkinan dibesar-besarkan.
Hingga kini, data resmi mencatat ratusan korban, dan dari 237 pria yang menjalani pemeriksaan medis, tiga di antaranya dinyatakan positif HIV. Meski belum ada bukti bahwa Jiao secara langsung menularkan virus tersebut, kekhawatiran terkait kesehatan publik meningkat drastis.
Catatan Penting: Waspadai Penipuan Online
Kasus Sister Hong menjadi pengingat keras bahwa keamanan digital dan privasi online sangat penting. Selalu waspada terhadap interaksi dengan orang asing di internet, terutama ketika melibatkan pertemuan pribadi.












