Pemprov Bengkulu Dorong Kabupaten/Kota Jadi KLA Madya

Sekdaprov H. Hamka Sabri saat berpidato pada acara Penguatan Gugus Tugas KLA Provinsi Bengkulu (Media Center)

BENGKULU, PROGRES.ID –┬áPemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk mendorong seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu agar menjadi Kota Layak Anak (KLA). Demikian diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri saat membuka acara Penguatan Gugus Tugas KLA Provinsi Bengkulu dalam acara Pelembagaan PHA pada lembaga Pemerintahan Non Pemerintah dan Dunia Usaha Lain Kewenangan Provinsi.

Saat ini, ada empat kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu yang telah mendapatkan penghargaan KLA dengan predikat Pratama, yaitu Kota Bengkulu, Kepahiang, Rejang Lebong, dan Seluma. Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap agar keempat daerah tersebut dapat meningkatkan predikatnya menjadi Madya. Selain itu, enam kabupaten lainnya, yaitu Bengkulu Selatan, Kaur, Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Lebong, dan Mukomuko, diharapkan dapat meraih predikat Pratama.

Bacaan Lainnya

“Saat ini kita baru 4 saja mendapatkan Pratama dan ini kan rangking dasar, Kota Bengkulu, Kepahiang, Rejang Lebong dan Seluma, kita berharap 4 ini menjadi Madya dan yang belum ini ada 6 Kabupaten menjadi Pratama,” ungkap Hamka Sabri.

Menurut Hamka Sabri, Penguatan Gugus Tugas KLA kabupaten/kota merupakan acara rutin yang digelar oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PP-PA). Kegiatan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana daerah dapat melaksanakan amanat Undang-Undang untuk menjadikan kota dan kabupaten yang layak bagi anak-anak.

Hamka Sabri menekankan bahwa tingkatan Pratama, Madya, dan Utama bukanlah ukuran utama dalam mendapatkan penghargaan KLA. Sebenarnya, itu adalah bonus. Yang terpenting adalah sejauh mana daerah itu dapat melaksanakan amanat undang-undang untuk menjadikan kota dan kabupaten yang layak bagi anak-anak.

Untuk tahun ini, Provinsi Bengkulu mendapatkan tugas untuk melakukan verifikasi administrasi terkait indikator-indikator KLA. Kabupaten/kota akan menyampaikan bahan data terkait indikator-indikator KLA, dan provinsi akan melakukan verifikasinya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Bengkulu, Foritha Ramadhani Wati, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk verifikasi dalam menghadapi evaluasi KLA tingkat provinsi. Dalam acara tersebut, narasumber dari Kemen PP-PA juga hadir untuk menjelaskan indikator-indikator yang harus dipenuhi oleh kabupaten/kota agar dapat mendapatkan penghargaan KLA.

“Kita di Provinsi Bengkulu untuk tahun ini mendapatkan tugas melakukan verifikasi administrasi. Secara administrasi kabupaten/kota akan menyampaikan bahan data terkait indikator-indikator KLA dan provinsi yang akan melakukan verifikasinya,” jelas Foritha.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.