Bengkulu – Destita Training menggelar Pelatihan Dasar Jurnalistik digelar di Sekretariat Destita, Jalan S. Parman, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, Sabtu (11/10) pagi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Senator Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., yang menekankan pentingnya kemampuan menulis berita dengan benar di tengah maraknya penyebaran informasi yang menyesatkan.
“Pada hari ini dilaksanakan pelatihan basic dasar penulisan jurnalis, yaitu menulis fakta menjadi berita. Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 40 peserta dengan narasumber wartawan senior, salah satunya mas Bisri dari RRI, yang akan mengajarkan dasar-dasar penting dalam menulis berita yang baik dan benar,” ujar Senator Destita.
Ia menambahkan, pelatihan ini penting karena saat ini banyak informasi beredar di masyarakat yang tidak sesuai fakta atau bahkan tergolong hoaks, yang dapat memengaruhi kestabilan sosial.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai dunia jurnalistik, mulai dari teknik penulisan berita, etika jurnalistik, hingga cara menggali dan menyajikan informasi yang akurat serta bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.
Ketua penyelenggara sekaligus narasumber kegiatan, Muhammad Bisri Mustofa, menyampaikan bahwa pelatihan yang difasilitasi oleh Destita ini dirancang agar peserta mampu menulis berita, khususnya tentang pelaku UMKM agar produk lokal lebih dikenal luas.
“Kami ingin kawan-kawan bisa menulis berita untuk memperkenalkan produk UMKM dan berbagi pengetahuan. Harapannya, muncul minat menjadi wartawan. Karena wartawan yang eksis adalah mereka yang mampu menulis berita,” ujarnya.
Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dipandu oleh narasumber berpengalaman di bidang jurnalistik.
Salah seorang peserta, Ledia Oktavia, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi pelaku UMKM seperti dirinya.
“Kami sangat membutuhkan pengetahuan dasar menulis berita. Sebagai pelaku UMKM, kemampuan ini penting untuk promosi. Dalam pelatihan dijelaskan tentang konsep 5W+1H dan jenis-jenis berita. Selama ini kami belum tahu, tapi sekarang jadi paham dan bisa membedakan mana berita hoaks,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap akan lahir para jurnalis muda yang memiliki integritas, profesionalisme, dan semangat menyuarakan kebenaran demi kemajuan Bengkulu dan masyarakatnya.












