PROGRES.ID – Agensi ADOR akhirnya menyampaikan kejelasan mengenai status kontrak para member NewJeans setelah berbulan-bulan diliputi konflik internal dan proses hukum. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin, 29 Desember 2025, agensi mengungkap perkembangan terbaru yang membuat rencana comeback NewJeans sebagai formasi lengkap kembali menemui hambatan.
ADOR memastikan bahwa Hanni memutuskan untuk melanjutkan kariernya di bawah naungan agensi tersebut. Sementara itu, Minji masih berada dalam tahap negosiasi lanjutan, dan Danielle dipastikan telah mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan ADOR.
Pembaruan ini muncul tidak lama setelah Pengadilan Distrik Seoul, pada 30 Oktober lalu, menegaskan bahwa kontrak eksklusif antara NewJeans dan ADOR tetap sah secara hukum. Putusan tersebut menolak permohonan pembatalan kontrak yang telah menjadi polemik selama hampir satu tahun terakhir.
Pasca keputusan pengadilan, ADOR mengaku telah melakukan rangkaian diskusi intensif dengan para member—Minji, Hanni, dan Danielle—serta keluarga masing-masing, guna mencari jalan tengah dan menentukan arah masa depan grup.
Dalam keterangan yang dikutip dari Soompi, ADOR menyebut bahwa Hanni bahkan sempat kembali ke Korea bersama keluarganya untuk mengikuti pembicaraan mendalam dengan pihak agensi.
Dalam proses dialog tersebut, kedua belah pihak meninjau kembali berbagai peristiwa yang terjadi dan berupaya memahami situasi secara lebih objektif. Hasilnya, Hanni memilih menghormati keputusan pengadilan dan melanjutkan aktivitasnya bersama ADOR. Langkah ini menyusul keputusan Haerin dan Hyein yang lebih dulu menyatakan kembali ke agensi pada November 2025.
Berbeda dengan Hanni, status Minji hingga kini masih belum dipastikan. ADOR menyampaikan bahwa komunikasi dengan member tertua NewJeans itu masih berlangsung. Fokus pembahasan saat ini diarahkan pada upaya membangun pemahaman yang lebih menyeluruh serta hubungan yang saling menghargai.
Mengutip laporan Forbes, agensi akan menyampaikan pembaruan mengenai Minji pada waktu yang dinilai paling tepat, mengingat situasi yang masih cukup sensitif.
Sementara itu, Danielle dipastikan tidak akan melanjutkan aktivitas sebagai bagian dari NewJeans maupun artis di bawah ADOR. Agensi menyebut bahwa setelah mempertimbangkan berbagai aspek, kelanjutan kerja sama dinilai tidak lagi memungkinkan.
Oleh karena itu, ADOR secara resmi menyampaikan pemberitahuan pemutusan kontrak eksklusif kepada Danielle pada hari yang sama dengan pengumuman tersebut.
Tak hanya itu, ADOR juga mengungkap rencana untuk menempuh jalur hukum terhadap salah satu anggota keluarga Danielle serta mantan CEO ADOR, Min Hee Jin. Agensi menilai kedua pihak tersebut memiliki peran besar dalam memicu konflik internal yang berujung pada tertundanya aktivitas NewJeans. Langkah hukum ini disebut sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan yang masih tersisa secara tuntas.
Dalam penjelasan lanjutan, ADOR menyatakan bahwa selama proses dialog, perusahaan menyadari para member telah lama menerima informasi yang tidak utuh dan cenderung bias.
Kondisi inilah yang kemudian menimbulkan kesalahpahaman berkepanjangan hingga berkembang menjadi konflik besar. ADOR menegaskan bahwa pemulihan kepercayaan publik dan penggemar hanya dapat dilakukan dengan meluruskan semua isu berdasarkan fakta yang akurat, meskipun membutuhkan waktu.
Ke depan, ADOR berencana memberikan penjelasan terpisah mengenai berbagai kontroversi yang muncul selama konflik berlangsung. Saat ini, pihak agensi dan para member yang masih terlibat tengah mendiskusikan waktu serta format penyampaian agar informasi dapat disampaikan secara transparan tanpa memperkeruh situasi.
Menutup pernyataannya, ADOR menegaskan komitmen untuk menyelesaikan seluruh persoalan dengan cara damai dan membuka jalan agar NewJeans dapat kembali menyapa penggemar.
Namun, hingga kini masih belum dapat dipastikan apakah NewJeans akan melanjutkan aktivitas sebagai grup dengan formasi tiga, empat, atau lima anggota, mengingat status Minji yang masih dalam pembahasan dan keluarnya Danielle dari grup.












