PROGRES.ID – Saur Sepuh 2: Pesanggrahan Keramat merupakan film laga kolosal Indonesia yang dirilis pada tahun 1989. Disutradarai oleh Imam Tantowi, film ini menjadi bagian dari waralaba legendaris yang diadaptasi dari sandiwara radio populer karya Niki Kosasih. Kisahnya berlatar masa kejayaan Kerajaan Majapahit di bawah pemerintahan Hayam Wuruk, menghadirkan drama politik, pertarungan jurus sakti, hingga kisah kesetiaan terhadap negeri.
Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris ternama era 80-an, seperti Fendy Pradana dan Elly Ermawati, yang memerankan tokoh-tokoh ikonik dalam semesta Saur Sepuh.
Sinopsis Lengkap Saur Sepuh 2: Pesanggrahan Keramat
Brama Kumbara (Fendy Pradana), pemimpin Madangkara, berencana membangun sebuah pesanggrahan sakral di dekat makam gurunya—sebuah bentuk penghormatan sekaligus pusat persinggahan. Namun ambisi mulia itu tidak berjalan mulus. Negeri Kuntala menentang rencana tersebut dan mulai melakukan infiltrasi diam-diam.
Melalui tipu daya, mereka memengaruhi para senapati Madangkara lewat para istri mereka, membuat para prajurit terpecah dan tidak lagi tunduk pada Brama. Konflik semakin memanas ketika Kuntala menyewa pendekar-pendekar berilmu tinggi untuk menghancurkan pesanggrahan sebelum selesai dibangun.
Melihat pengkhianatan merajalela, Brama murka. Ia bersama Mantili (Elly Ermawati), sang pendekar wanita yang setia dan tangguh, melakukan pengejaran terhadap para pemberontak sekaligus menumpas pihak Kuntala yang berkhianat. Pertarungan sengit, jurus sakti, dan drama perebutan kekuasaan menjadi inti kisah film ini.
Daftar Pemeran Utama
- Fendy Pradana – Brama Kumbara
- Anneke Putri – Harnum
- Elly Ermawati – Mantili
- Murti Sari Dewi – Lasmini
- Hengky Tornando – Gotawa
- Yoseph Hungan – Kijara
- Lamting – Lugina
- Candy Satrio – Bentar
Mengapa Film Ini Layak Dikenang dan Ditonton Kembali?
- bagian dari fenomena budaya populer Indonesia era 80–90an
- menghadirkan aksi bela diri dan jurus sakti tradisional
- nuansa kolosal dengan setting kerajaan dan peperangan
- karakter Brama, Mantili, dan Lasmini yang ikonik
- nostalgia bagi pendengar sandiwara radio Saur Sepuh
Penutup
Saur Sepuh 2: Pesanggrahan Keramat bukan sekadar film laga kolosal, tetapi juga potongan sejarah hiburan Indonesia yang memadukan heroisme, pengkhianatan, politik kerajaan, dan legenda pewayangan. Bagi pecinta film klasik Nusantara, film ini adalah tontonan yang menggugah memori dan menunjukkan kejayaan sinema kolosal Indonesia. ***












