JAKARTA, PROGRES.ID – Sebanyak 15 media nasional yang berbasis di Jakarta memutuskan undur diri dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). Menurut Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho, ada dinamika di dalam AMSI yang menurutnya tidak lagi sejalan dengan tujuan awal organisasi media tersebut.
“Kami merasa dinamika yang terjadi tidak lagi sejalan dengan tujuan awal bergabungnya kami dalam organisasi ini,” tulis Wisnu yang dikutip dari Kompas.com, Jumat (29/07/2023).
Ia juga menyebut, sebelum memutuskan keluar dari AMSI, Kompas.com sudah mempertimbangkan dengan seksama keputusan itu.
“Kompas.com mendapati dinamika yang terjadi tidak lagi sejalan dengan tujuan awal pendirian dan bergabungnya Kompas.com dalam wadah ini. Setelah menimbang dengan seksama, Kompas.com menyatakan berhenti dari keanggotaan AMSI,” kata Wisnu.
Terpisah, Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wenseslaus Manggut menyebut, AMSI telah menerima surat pengunduran diri dari 15 media tersebut. Dikutip dari Tempo.co, Wenseslaus menuturkan bahwa AMSI sudah mengirim surat balasan berisi ungkapan terimakasi karena telah ikut membesarkan AMSI.
“Ini hal wajar bagi organisasi manapun, dan dari situlah seringkali sebuah organisasi tumbuh dan hidup serta berupaya tetap berguna bagi anggota dan masyarakat umum,” kata Wenseslaus dalam keterangannya, Sabtu, 29 Juli 2023.
Ia menerangkan, sebagai asosiasi perusahaan media dengan anggota mencapai 470, dinamika internal sudah merupakan keniscayaan. Pasalnya, ratusan media itu punya jenis, segmentasi, serta model bisnis yang bermacam-macam.
Berikut daftar 15 media yang mundur dari AMSI:
- Beritasatu (beritasatu.com)
- Bisnis Indonesia (bisnis.com)
- CNN Indonesia (cnnindonesia.com)
- CNBC Indonesia (cnbcindonesia.com)
- Detikcom (detik.com)
- Gatra (gatra.com)
- Infobank (infobanknews.com)
- Investor (investor.id)
- Jakarta Globe (jakartaglobe.id)
- Kompas.com
- Kumparan (kumparan.com)
- Medcom.id
- Metro TV (metrotvnews.com)
- SWA (Swa.co.id)
- The Jakarta Post (thejakartapost.com).












