PROGRES.ID, JAKARTA – PT Astra International Tbk. (ASII) terus memperluas portofolio bisnisnya dengan mengumumkan langkah strategis terbaru di sektor properti logistik. Melalui entitas usahanya, PT Saka Industrial Arjaya (SIA), Astra akan mengakuisisi mayoritas saham PT Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP). Aksi ini mempertegas komitmen Grup Astra dalam memperkuat jejak bisnisnya di sektor logistik Indonesia yang sedang tumbuh pesat.
Akuisisi Saham Mayoritas MMLP Capai 83,67 Persen
SIA, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki tidak langsung oleh Astra, telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (conditional shares purchase agreement) pada 21 Juli 2025. Dalam perjanjian ini, SIA berencana mengambil alih sekitar 83,67% saham MMLP dari tiga pemegang utama: PT Suwarna Arta Mandiri, Bridge Leed Limited, dan sejumlah pemegang saham minoritas lainnya.
“Berdasarkan perjanjian tersebut, SIA akan membeli saham yang mewakili sekitar 83,67% dari modal disetor dan ditempatkan MMLP,” ungkap Gita Tiffani Boer, Sekretaris Perusahaan Astra, dalam keterbukaan informasi resmi pada 22 Juli 2025.
Langkah akuisisi ini akan menjadikan SIA sebagai pemegang kendali baru di MMLP. Sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 9/POJK.04/2018, SIA diwajibkan untuk melakukan penawaran tender wajib kepada pemegang saham publik lainnya setelah proses akuisisi rampung.
Gita menambahkan bahwa aksi korporasi ini bertujuan untuk mendukung pengembangan bisnis dan memperluas investasi SIA di sektor properti logistik, yang menjadi pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi digital dan e-commerce di Indonesia.
Profil Singkat SIA dan MMLP
PT Saka Industrial Arjaya merupakan anak usaha Astra yang bergerak di bidang properti, dengan kantor pusat berlokasi di Menara Astra, Jakarta. Dalam laporan tahunan Astra 2024, SIA masuk dalam kategori entitas anak, perusahaan asosiasi, atau joint venture Astra di sektor properti.
Sementara itu, MMLP dikenal sebagai salah satu pengembang dan penyedia fasilitas logistik terintegrasi di Indonesia. Dengan fokus pada gudang modern dan manajemen logistik, MMLP menjadi pemain kunci dalam mendukung rantai distribusi dan pergudangan nasional.
Menanggapi rencana akuisisi ini, Sekretaris Perusahaan MMLP, Jeremy Muliawan, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari SIA terkait penandatanganan perjanjian akuisisi saham.
Rincian Pemegang Saham MMLP
Berdasarkan data terakhir, struktur kepemilikan saham MMLP adalah sebagai berikut:
- PT Suwarna Arta Mandiri: 49,23%
- Bridge Leed Limited: 17,51%
- Pemegang saham minoritas lainnya: 16,93%
Dengan harga saham MMLP di Bursa Efek Indonesia yang ditutup melemah 0,85% ke level Rp580 per lembar pada 22 Juli 2025, serta kapitalisasi pasar sekitar Rp3,96 triliun, maka nilai estimasi akuisisi 83,67% saham mencapai Rp3,31 triliun.
Strategi Ekspansi Astra di Sektor Logistik
Akuisisi ini menjadi sinyal kuat bahwa Astra tengah mengarahkan fokus investasinya ke sektor properti logistik—segmen yang sangat potensial seiring lonjakan permintaan fasilitas penyimpanan dan distribusi barang akibat maraknya transaksi e-commerce di Indonesia.
Dengan menempatkan MMLP di bawah kendali SIA, Astra berharap dapat mempercepat pengembangan infrastruktur logistik modern yang efisien dan terintegrasi, sekaligus membuka peluang sinergi lintas sektor di bawah payung Grup Astra.












